Dalam kinerja penulisan, baik di Indonesia maupun di luar, ternyata lebih banyak persamaannya. Yang paling sering membedakan adalah budaya penulisan dan industri kreatif di luar lebih mendukung para pekerja kreatif; dibandingkan dengan kondisi di Indonesia. Berikut ini tata cara penulisan novel yang diberikan (note: sudah dipersingkat dan diambil intisarinya agar mudah diposting di facebook).
1. Anda perlu memutuskan mengapa anda ingin menulis novel fiksi.
2. Mengadopsi sikap profesional, anda harus tahu dari awal, di mana segmentasi pasar buku tersebut.
3. Dapatkan ide yang brilian. Mungkin dipikir mendapat ide sulit, tapi para profesional tahu mereka punya segudang ide dan tak cukup waktu untuk menuliskannya.
4. Tiap penulis punya cara tersendiri untuk menghasilkan tulisan terbaik, ikuti saja gaya penulisan anda. Yang penting novel harus mencakup tema, karakter, point of view, setting, dan plot.
5. Rumus sederhana novel dapat dibuat seperti :
Tema – mengapa
Karakter – siapa
Point of view – siapa
Setting – kapan dan di mana
Plot – apa
Kadang-kadang ditambahkan bentuk solusinya dengan bagaimana.
6. Membagi dalam beberapa bab.
7. Menulis draft pertama sesegera mungkin sampai selesai.
8. Revisi deskripsi; melengkapi yang kurang, mengurangi yang berlebihan.
9. Revisi dialog; sebagian besar kekuatan novel dari dialognya. Jadi, dialog harus diperiksa dengan cermat.
10. Menulis surat pengantar untuk “menjual” naskah ke agen atau penerbit.
Tips dari Mbak Ari Kinoyosan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar