Saya
seorang programmer. Seorang programmer mempunyai kebiasaan mempunyai
konsep sebelum membuat sebuah program komputer. Sebagai contoh, jika
saya membuat program akuntansi, maka saya harus bisa akuntansi terlebih
dahulu. Kebiasaan seperti ini menghambat hobi menulis saya.
Di lain pihak, menulis bekerja dengan
cara yang sebaliknya. Kita harus menangkap berbagai imajinasi di dalam
pikiran kita dan membuatnya menjadi sebuah tulisan. Bayangkan bahwa
imajinasi adalah seperti burung-burung dalam jumlah banyak yang
berterbangan di sekitar kita. Pada saat menulis kita harus menangkap
salah satu dari burung-burung tersebut. Pekerjaan ini tidak mudah,
terutama bagi orang ber-“otak kiri”. Otak kiri yang bersifat logika,
analistis dan obyektif. Otak kiri selalu memberikan alasan pada hasil
otak kanan yang bertanggung jawab terhadap intuitif,obyektif dan
bijaksana.
Dengan demikian pada saat kita melakukan
proses kreatif ini, kita harus mengijinkan otak kanan untuk mengambil
alih sementara. Otak kiri mulai mengambil peran saat kita mulai
membentuk plot (plot harus logis) dan mulai mengisi kerangka dengan isi
cerita
Menulis bebas (freewriting) dapat digunakan untuk melatih otak kiri bekerja dengan luwes. Manfaat dari teknik ini adalah:
- Membiarkan otak kanan bekerja terlebih dahulu daripada otak kiri. Dengan demikian kita membiasakan diri mendapat ide tanpa filter dari otak kiri
- Menimbulkan reflek menulis (Ingatlah, orang yang latihan beladiri sekian lama akan mempunyai reflek bertarung tanpa berpikir terlebih dahulu apakah harus menangkis atau menendang. Semuanya berjalan otomatis)
- Mengatasi writer block
- Menggali ide menulis
- Dan tentu saja………ini adalah cara penulis bersenang-senang
Langkah-langkah berikut dapat digunakan untuk latihan menulis bebas:
- Ambil alat untuk menulis. Bisa pena dan kertas atau laptop
- Tetapkan waktu, minimal 10 menit
- Dalam waktu yang sudah anda tetapkan, tulislah segala sesuatu yang melintas di pikiran anda. Jangan menghakimi pikiran anda, tulis saja tanpa sensor
Ini adalah contoh dari Menulis Bebas Selama 10 Menit yang saya lakukan:
Gadis di tepi pantai. Bunga matahari.
Berlari-lari sambil minum es krim. Mencium Mama saat pulang. Ikan asin.
Rice cooker. Program komputer. Burung layang-layang di angkasa. Menari
bersama anjing kesayangan. Bunga kamboja gugur di tanah. Sapi-sapi
melenguh menyambut petani. Wanita tua memakai pakaian anak remaja. Mata
memandang seorang gelandangan. Kipas angin berputar-putar. Tas warna
hitam terbuang di tong sampah. Kabel berwarna jingga. Nyamuk. Modem.
Facebook. Aku dan kamu akan bersatu. Balon berwarna-warni terbang di
angkasa. Monyet mencicit seperti burung. Burung hitam mengejar anak
ayam. Potongan rambut di kasur. Angin membuat masuk angin. Sekolah SMA
dilanda banjir. Susu dicampur mentega. Gemuk. Tempe. Tahu. Pizza. Ayam.
Neraka. Surga. Kucing sedang bertengkar. Pandawa lima. Tanah berwarna
merah. Warna-warna pelangi. Boneka barbie dipegang seorang anak.
Mobil-mobilan. Kontainer. Buku. Sarang laba-laba. Minum air kelapa.
Sayang sekali kamu tidak datang. Suara serak dari arah belakang. Sepi.
Bingung. Mobil. Menangis. Tisu wangi. Kamar mandi. Pengin pipis. Telur
orak-arik. Pangeran dari negeri antah berantah. Patih Gandara. Tiga
laki-laki berpakaian abu-abu. Kumis tipis. Layang-layang berbentuk
boneka. Mawar. Melati. Biru. Topi. Berlian. Apa-apan ini. Aku muak.
Serba salah. Mau apa kamu? Entah saja. Mau jalan-jalan di gunung.
Menyepi bersama sapi. Teman dekat. Jangan pernah berubah. Aku
menyukaimu. Cinta tak akan pernah memilih. Aku dan kamu adalah satu.
Sayang sekali kamu pergi. Hallo. I’m the best. Pergi dan jangan pernah
berpikir untuk kembali. Raja dari mega. Planet bersaput merah. Darah.
Pisau. Makam. Mahkota. Edan. Gila. Warna putih. Rumah dengan warna
hitam. Hahahahah. Derai tawa. Hei, kamu.
Catatan Penulis:
- Teori Otak Kanan-Kiri adalah hasil pemikiran Roger W. Sperry
- Teori Menulis Bebas/freewriting adalah hasil pemikiran Peter Elbow
Tidak ada komentar:
Posting Komentar